Kamis, 02 Januari 2014

Minggu ke 6 Psikologi dan Internet dalam Lingkup Interpersonal

Minggu ke 6
Psikologi dan Internet dalam Lingkup Interpersonal 
BAB I
Pendahuluan
            Terkaitan antara dunia internet dengan manusia sudah menjadi hal mutlak yang ada saat ini. Hal ini salah satunya menyebabkan lahirnya komunitas-komunitas dalam dunia Internet (Komunitas online). Komunitas ini merupakan sebuah komunitas maya, (tidak nyata) antar pengguna Internet dimana proses interaksi mereka melalui media yang ada tanpa bertemu muka secara langsung. Tumbuhnya komunitas-komunitas online didukung oleh banyaknya aplikasi-aplikasi yang disediakan oleh para pengembang software untuk mendukung kegiatan tersebut. Salah satu komunitas online yang paling populer adalah Forum Berbasis Web, dimana anggotanya berasal dari seluruh penjuru dunia dan jumlahnya tidak terbatas. Dari forum ini para anggota dapat saling bertukar informasi, berdiskusi, bahkan ber-kenalan dengan anggota yang lain. Aplikasi untuk Forum Berbasis Web ini jumlahnya cukup banyak, diantaranya yang paling populer adalah phpBB, vBulletin, Simple Mechine Forum. Dari ketiga aplikasi ini yang dapat diperoleh secara gratis dan lengkap adalah phpBB. phpBB menyediakan sebuah paket forum yang sangat lengkap fasilitasnya. Disamping itu proses instalasi, konfigurasi dan pengelolaannya terbilang cukup mudah. fakta bahwa perkembanganteknologi media telah membentuk suatu team baru dalam komunitas yang disebut sebagai online community atau komunitas online.
BAB II
Pembahasan
A.      Sejarah Komunitas Internet.
            Berbicara tentang komunitas,ada baiknya kita mengetahui dulu apa arti dari komunitas itu. Komunitas adalah kumpulan orang yang saling berinteraksi diantara anggotanya berdasarkan adanya kesamaan. Komunitas terbentuk bisa karena kesamaan asal daerah dari anggotanya(misal: Paguyuban Madura,Komunitas Lampung,Komunitas Anak Medan), kesamaan nama(misal: Komunitas Asep), kesamaan hobby(misal: Komunitas Mancing Mania,Komunitas Parkour), kesamaan profesi(misal: Lawyer Club, Ikatan Akuntan Indonesia), kesamaan menggunakan produk tertentu(misal : Komunitas Yamaha Club,Komunitas Honda Tiger), kesamaan ngefans klub olahraga(misal : komunitas MU Mania,Jak Mania),kesamaan menggunakan platform online tertentu(misal: Komunitas Blogger,Tweeps,Facebooker).  
Sebuah komunitas harus melakukan kegiatan rutin yang menandakan bahwa komunitas itu eksis. Dengan kata lain sebuah komunitas tanpa kegiatan menandakan komunitas itu mati. Beberapa contoh kegiatan rutin komunitas:Komunitas Parkour Jakarta rutin melakukan latihan fisik di Senayan setiap weekend, Komunitas Sepeda Onthel rutin ngumpul dan bersepeda ria saat Car Free day, Komunitas B-H-I rutin nongkrong bareng Jumat malam di seputar Bunderan HI. Tentunya orang-orang yang bergabung dalam sebuah komunitas melakukan satu kegiatan bersama dalam suasana bersahabat dan menyenangkan. 
           
B.       Polarisasi dalam Internet – Polarisasi Kelompok. 
            Polarisasi adalah kecenderungan ke arah posisi yang ekstrem. Bila sebelum diskusi kelompok para anggota mempunyai sikap agak mendukung tindakan tertentu, setelah diskusi mereka akan lebih kuat lagi mendukung tindakan itu. Sebaliknya, bila sebelum diskusi para anggota kelompok agak menentang tindakan tertentu, setelah diskusi mereka akan menentang lebih keras. 
            Berdasarkan perbedaan status, keadaan, kepribadian, dan kebiasaan para pengguna internet umumnya akan terbentuk kelompok-kelompok atau forum-forum yang memiliki tujuan masing-masing. Pengelompokan di internet juga dapat berasal dari fasilitas internet yang beragam seperti beragamnya layanan yang disediakan internet seperti fasilitas jejaring sosial, fasilitas streaming, fasilitas berbagi informasi, fasilitas unggah dan unduh, fasilitas jual beli, fasilitas cloud software, dan sebagainya. Hal tersebut dapat kita katakan sebagai sebuah polarisasi internet, yang daripadanya akan terbentuk kelompok-kelompok pengguna. 
            Sebagai contoh polarisasi yang diakibatkan oleh fasilitas internet adalah pembentukan kubu para pengguna. Misalkan anda adalah pengguna layanan jejaring sosial dibawah. Maka disadari atau tidak anda sudah ikut terpolarisasi dan menjadi bagian dari salah satu kelompok pengguna salah satu fasilitas jejaring sosial diatas. Karena tanpa disadari anda akan mengatakan hal seperti “Hai kamu sudah mendapatkan materi yang aku share di facebook” atau “Periksa tweet saya ya, mungkin kamu akan terkejut” dan anda akan mengatakan hal yang demikian hanya dengan orang yang memiliki akun di jejaring sosial yang sama karena tidak mungkin anda menyuruh orang yang hanya memiliki akun facebook untuk menanggapi tweet anda maupun sebaliknya terkecuali telah dilakukan proses sinkronisasi daiantara keduanya.Selain itupun polarisasi dapat terjadi karena perbedaan layanan pada internet seperti :
            1. Jejaring Sosial,    
Disini user dapat berbagi informasi dan data pribadi maupun berbagi pengetahuan dengan teman yang menggunakan jejaring sosial yang sama. Seperti munculnya sekelompok pengguna facebook atau twitter. 
   
         2. Streaming
 Dengan fasilitas streaming user dapat berbagi video mereka, serta dapat mengomentari serta me-rating video sendiri maupun orang lain yang mengupload videonya ke situs streaming tersebut.
         3. Forum Komunitas Maya 
 Forum Komunitas maya adalah proses polarisasi internet yang paling jelas terlihat, karena didalamnya jelas terlihat sekumpulan orang dengan kesamaan tertentu seperti kesamaan tempat tinggal, status, hobi, serta kepribadian. 
         4. Cloud Storage 
Fasilitas cloud storage juga merupakan salah satu aspek yang terlibat dalam polarisasi internet. Beberapa user biasanya lebih memilih menggunakan beberapa situs storage lokal yang meminimalisasi waktu unduh dan unggah sementara yang lainnya memilih situs storage luar yang memiliki kapasitas besar.
          5. Surel 
Surel atau surat elektronik adalah fasilitas penyedia surat-menyurat elektronik (e-mail). Walaupun terdapat kelompok pengguna dalam fasilitas surel, hal ini tidak menutup pengguna fasilitas surel provider lain berkomunikasi dengan kita.
           6. Blog 
Dengan fasilitas blog, user dapat membagi informasi tentang berbagai hal kepada pembaca blog tersebut. Di internet terdapat beberapa situs yang menyediakan jasa penyediaan blog seperti Blogspot, WordPress, Ngeblogs dan sebagainya.
           7. Milist 
Milist atau kependekan dari Mailing list memiliki fungsi sebagai penyedia kelompok diskusi online secara real time. Di dalam milist terdapat kelompok-kelompok yang dibagi berdasarkan topic yang dibicarakan dalam kelompok.
           8. Chatting dan Teleconference 
 Layanan chatting dan teleconference dapat digunakan user untuk mengobrol dengan user lain secara real time, bahkan dengan teleconference user dapat bertatap muka dengan user lain secara real time.
            Dengan adanya polarisasi internet berdasarkan kegunaanya dapat terjadi pengelompokkan. Baik kelompok yang memiliki tujuan ataupun sebuah kelompok orang yang memiliki kesamaan nasib atau pilihan. Polarisasi internet bahkan dapat terjadi pada sekelompok orang yang secara tidak sadar menggunakan google sebagai search engine, memang tidak ada hubungan/ komunikasi antara mereka namun orang dapat memandang bahwa mereka adalah pengguna google atau “kelompok” orang yang menggunakan web browser google.
            Selain itupun dalam dunia maya terdapat forum yang dimana setiap anggotanya menyadari mereka adalah bagian dari forum itu atau bagian dari kelompok itu. Contohnya adalah pengguna forum kaskus yang akan melabelkan setiap anggotanya sebagai kaskusers. Serta dalam kelompok tersebut biasanya terdapat suatu aturan yang tertulis maupun yang berupa tata krama yang merupakan aturan bagi kelompok tersebut dalam bertindak dan berbuat, seperti pelarangan memberikan komentar berbau SARA, flaming, atau spam di suatu thread (artikel)yang merupakan aturan tertulis serta kata sapaan “gan” atau “sis” yang digunakan anggota forum dalam berkomunikasi sesama anggota.  
C.      Kelompok Unik dalam Internet – Kelompok Kerja Virtual. 
            Di dalam dunia internet terdapat banyak sekali kelompok-kelompok atau biasa yang disebut dengan komunitas (fanbase) dari kelompok musik, kelompok jual beli barang, kelompok sosial, dsb. Ini sangat bermanfaat bagi si pengguna karena mulai dari dunia maya kita dapat mengenal satu sama lain orang-orang yang mempunyai hobi dan kebiasaan yang sama, orang-orang yang tadinya tidak kita kenal tetapi dengan adanya kelompok unik ini melalui internet kita dapat bersosialisasi dengan anggota-anggota lain. Hobi yang sama, mempunyai barang yang hampir sama karena sama-sama memiliki rasa kekaguman sehingga apapun barangnya, bagaimanapun bentuk dan cara menggunakannya kalau sudah terlanjur suka dan kagum pasti akan terus-menerus dicari, bahkan ada yang sampai mencari barang yang dia suka dia dengan keberaniannya serta niat yang sangat tinggi sampai ke luar negeri. Ini mungkin ada beberapa contoh analisa tentang kelompok-kelompok unik dalam  
  
D.      Kelompok Kerja & Brainstroming Elektronik. 
            Brainstorming merupakan teknik kreativitas yang dirancang untuk menghasilkan sejumlah ide - ide besar untuk solusi suatu masalah . Elektronik brainstorming adalah versi komputerisasi dari teknik brainwriting manual. Hal ini biasanya didukung oleh sistem rapat elektronik (EMS), tetapi juga bentuk yang lebih sederhana dapat dilakukan melalui email dan mungkin browser berbasis, atau menggunakan peer-to-peer software. Dengan sistem pertemuan elektronik, peserta berbagi daftar ide di atas internet. Ide dimasukkan secara independen. Kontribusi segera menjadi terlihat untuk semua dan biasanya anonim untuk mendorong keterbukaan dan mengurangi prasangka pribadi. Modern EMS juga mendukung sesi brainstorming asynchronous selama waktu yang lama serta kegiatan tindak lanjut khas dalam pemecahan masalah secara kreatif kategorisasi proses seperti ide, penghapusan duplikat, penilaian dan diskusi atau kontroversial diprioritaskan brainstorming ide.
E.       Mengembangkan Kepercayaan dalam Tim Virtual. 
            Untuk menciptakan teknologi baru para anggota Tim Virtual dituntut untuk berkolaborasi antar anggota tim . Hal ini hars ditunjang dengan dipupuknya kepercayaaan antar anggota tim . Hal ini dapat dilakukan oleh Leader tim dengan melakukan langkah - langkah sebagai berikut :
  •  Meningkatkan tanggung jawab bersama
  • Pertukaran informasi
  • Pengembangan ide - ide baru
  • Memberikan motivasi kepada team
  • Berani mengambil resiko dan tanggung jawab ketika proyek tersebut mendapat masalah dan dengan cepat menyelesaikan masalah tersebut
  • Menciptakan kejujuran dan keterbukaan satu sama lain 

BAB III.
Kesimpulan
            Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring social, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Berdasarkan perbedaan status, keadaan, kepribadian, dan kebiasaan para pengguna internet umumnya akan terbentuk kelompok-kelompok atau forum-forum yang memiliki tujuan masing-masing.
            Pengelompokan di internet juga dapat berasal dari fasilitas internet yang beragam seperti beragamnya layanan yang disediakan internet seperti fasilitas jejaring sosial, fasilitas streaming, fasilitas berbagi informasi, fasilitas unggah dan unduh, fasilitas jual beli, fasilitas cloud software, dan sebagainya. Hal tersebut dapat kita katakan sebagai sebuah polarisasi internet, yang daripadanya akan terbentuk kelompok-kelompok pengguna.
Daftar Pustaka
http://id.wikipedia.org/wiki/Media_sosial#Situs_jejaring_sosial
http://deathneverlost.wordpress.com/2012/10/31/polarisasi-dalam-internet-hingga-terbentuk-kelompok/
http://artikelduniawanita.com/fakta-unik-tentang-komunitas-internet.html

Minggu ke 5 Internet Addiction

Minggu ke 5
Internet Addiction
BAB I
PENDAHULUAN
 
Robin Murphy, mendefinisikan internet sebagai kumpulan jaringan kerja komputer–komputer yang saling terkait. Beberapa juta komputer-komputer individu dihubungkan dalam jaringan kerja ini. Sehingga, teorinya apabila kita memiliki akses untuk ke komputer individu yang lain, maka kita akan memiliki akses untuk berhubungan dengan semua komputer dalam jaringan kerja ini. Dengan internet kita bisa berhubungan hingga seluruh dunia, dan juga semua bisa mengetahui bagaimana perkembangan IPTEK diseluruh Negara hanya dengan duduk di depan komputer. Internet yang semakin canggih pun mempunyai suatu dampak bagi para penggunanya, baik itu dampak positif maupun dampak negatif. Dampak negatif misalnya: pornografi, kebencian, rasisme, kejahatan, kekerasan, dan sejenisnya dijajakan secara terbuka dan tanpa penghalang. Berita yang bersifat pelecehan seperti pedafolia, dan pelecehan seksual pun mudah diakses oleh siapa pun. Barang-barang seperti viagra, alkhol, narkoba banyak ditawarkan melalui internet. Bahkan, melalui internet orang juga melakukan penipuan dan pencurian. Sedang dampak positifnya antara lain: bisa surat menyurat (e-mail), mengirim pesan; berbincang (chatting); mengambil/mengirim informasi (download/upload); menggunakan teknologi "teleconference" (konferensi interaktif secara online dari jarak jauh); mendapatkan hiburan; Internet juga dapat dimanfaatkan untuk memupuk semangat belajar secara mandiri pada anak.
BAB II
PEMBAHASAN
  1. Pengertian Internet addiction
Internet addiction atau kecanduan internet. Di zaman dimana saat perkembangan teknologi dan informasi sudah sangat maju, internet menjadi sebuah kebutuhan. Pemakaian internet secara berlebihan dapat dikatakan sebagai kecanduan. Adiksi atau kecanduan merupakan kondisi terikat pada kebiasaan yang sangat kuat dan tak mampu lepas dari keadaan itu. Seseorang yang kecanduan merasa terhukum apabila tak memenuhi hasrat kebiasaannya. termasuk kecanduan akan internet. Penyebab seseorang bisa kecanduan internet biasanya dikarenakan mereka menemukan kepuasan di internet, yang tidak mereka dapatkan di dunia nyata. Kebanyakan mereka terperangkap pada aktivitas negatif seperti games, judi dan sex online, sehingga mereka dapat hal - hal yang lebih penting di kehidupan nyata mereka.
Pengertian Interenet Addiction
(Kecanduan Internet Addiction) merupakan suatu gangguan psikofisiologis yang meliputi tolerance (penggunaan dalam jumlah yang sama akan menimbulkan respon minimal, jumlah harus ditambah agar dapat membangkitkan kesenangan dalam jumlah yang sama), whithdrawal symptoms(khususnya menimbulkan termor, kecemasan, dan perubahanmood),gangguan afeksi (depresi, sulit menyesuaikan diri),dan terganggungnyakehidupan sosial (menurun atau hilang sama sekali,baik dari segi kualitas maupinkuantitas) Internet addiction diartikan sebagai sebuah sindrom yang ditandai denganmenghabiskan sejumlah waktu yang sangat banyak dalam menggunakan internet dantidak mampu mengontrol penggunaannya saat online Orang-orang yangmenunjukkan sindrom ini akan merasa cemas, depresi, atau hampa saat tidakonlinediinternet dalam .
·         Berdasarkan pengertian-pengertian diatas, maka dapat disimpulkan bahwa
Internet addiction adalah penggunaan internet yang bersifat patologis, yang ditandaidengan ketidakmampuan individu untuk mengontrol waktu menggunakan internet,merasa dunia maya lebih menarik dibandingkan kehidupan nyata, dan mengalamigangguan dalam hubungan sosialnya
Kecanduan adalah pengulangan terus perilaku meskipun konsekuensi yang merugikan atau gangguan neurologis
Kecanduan dapat mencakup , tetapi tidak terbatas pada , penyalahgunaan narkoba , kecanduan olahraga , kecanduan makanan , kecanduan seksual , kecanduan komputer dan perjudian . Klasik keunggulan dari kecanduan termasuk kontrol terganggu atas zat atau perilaku , keasyikan dengan substansi atau perilaku , terus menggunakan meskipun konsekuensi , dan penolakan .  Kebiasaan dan pola yang berhubungan dengan kecanduan biasanya ditandai dengan kepuasan segera (reward jangka pendek ) , ditambah dengan tertunda efek merusak ( biaya jangka panjang ) . 
·         Penyebab Internet Addiction
Ferris mengungkapkan penyebab seseorang mengalamiinternet addiction dilihat dari berbagai pandangan, yaitu
Ø  .Pandangan Behavioris Menurut pandangan behavior, internet addictiondidasari oleh teori B.FSkinner mengenaioperant conditioning,individu mendapatkan reward positif, negatif, atau hukuman atas apa yang dilakukannya.
Ø  . Pandangan Psikodinamika dan Kepribadian Pandangan ini mengemukakan addictionberkaitan antara individu tersebut dengan pengalamannya. Tergantung pada kejadian pada masa anak-anak yangdirasakan individu tersebut saat masih anak-anak dan kepribadiannya yangterus berkembang, yang juga mempengaruhi perkembangan suatu perilakuaddictive, ataupun yang lainnya.
Ø  Pandangan Sosiokultural Pandangan sosiokultural menunjukkan ketergantungan
ini tergantung pada ras, jenis kelamin, umur, status ekonomi, agama, dan negara.
Ø  Pandangan Biomedis Pandangan ini menekankan pada adanya faktor keturunan dan kesesuaian, antara keseimbangan kimiawi antara otak dan neurotrasmiter. Dimana pasien ketergantungan obat-obatan yang membutuhkan penyeimbangan zat kimia pada otaknya, atau individu yang memiliki kecenderungan terlibat dalam perjudian.
·         Dimensi Internet Addiction
Menurut Griffiths (2005) telah mencantumkan enam dimensi untuk menentukan apakah individu sudah digolongkan sebagai pecandu internet. Dimensi tersebut adalah sebagai berikut:
1. Salience Hal ini terjadi ketika penggunaan internet menjadi aktivitas yang paling penting dalam kehidupan individu, mendominasi pikiran individu (pre-okupasi atau gangguan kognitif), perasaan (merasa sangat butuh), dan tingkahlaku (kemunduran dalam perilaku sosial).
2. Mood modification merupakan Keterlibatan yang tinggi saat menggunakan internet. Dimana terdapat perasaan senang dan tenang (seperti menghilangkan stress) saat perilaku kecanduan itu muncul.
3. Tolerance merupakan proses dimana terjadinya peningkatan jumlah penggunaan internet untuk mendapatkan efek perubahan dari mood. Demi mencapai kepuasan, jumlah penggunaan internet meningkat secara mencolok.
Kepuasaan yang diperoleh dalam menggunakan internet secara terus menerus dalam jumlah waktu yang sama akan menurun secara mencolok, dan untuk memperoleh pengaruh yang sama kuatnya seperti sebelumnya, maka individu secara berangsur-angsur harus meningkatkan jumlah pemakaian agar tidak terjadi toleransi, contohnya pemain tidak akan mendapatkan perasaan kegembiraan yang sama seperti jumlah waktu pertama bermain sebelummencapai waktu yang lama.
4. Withdrawal symptoms Merupakan perasaan tidak menyenangkan yang terjadi karena penggunaan internet dikurangi atau tidak dilanjutkan dan hal iniberpengaruh pada fisik seseorang, perasaan dan efek antara perasaan dan fisik (seperti, pusing, insomnia) atau psikologisnya (misalnya, mudah marah atau moodiness
5. Conflict merupakan hal ini mengarah pada konflik yang terjadi antara pengguna internet
dengan lingkungan sekitarnya (konflik interpersonal), konflik dalam tugas lainnya (pekerjaan, tugas, kehidupan sosial, hobi) atau konflik yang terjadi dalam dirinya sendiri (konflik intrafisik atau merasa kurangnya kontrol) yangdiakibatkan karena terlalu banyak menghabiskan wakt
u bermain internet.
6.Relapse merupakan hal al ini terjadi ketika individu kembali bermain internet, saat individu
tersebut belum sembuh dari perilaku kecanduannya.
·         Adapun beberapa dampak negatif dari kecanduan internet, yaitu :
Ø  Anti sosial
Ø  Gangguan bagi hubungan seseorang
Ø  Aktivitas otak dan tekanan darah meningkat karena terisolir dari internet
Ø  Gangguan fungsi mata dan rasa nyeri di punggung penderita karena syaraf di punggungnya terganggu yang disebabkan oleh radiasi monitor
Beberapa cara mengatasi kecanduan internet, yaitu :
Ø  Cari tau masalahnya
Ø  Kenali pemicunya
Ø  Kurangi dikit demi sediki
Ø  Ubah pola kebiasaan online
Ø  Atur ulang jadwal rutinitas
·         Beberapa contoh kasus nyata yang terjadi akibat kecanduan internet :
    Orang di Inggris lebih memilih koneksi internet dibandingkan jaringan listrik. Menurut mereka koneksi internet lebih penting dari pada jaringan listrik itu sendiri. Di Beijing-China,Wang seorang ABG yang kecanduan internet menikam ibunya hingga tewas karena sang ibu menolak memberikan uang untuk pergi ke warnet. Bahkan ketika ayahnya datang, Wang langsung menikan ayahnya walaupun tidak sampai tewas. Belakangan ini Wang memang sedang kecanduan internet. Berjam-jam dia habiskan setiap harinya hanya demi berinternet. Masih di China, Seorang istri tega memotong tangan suaminya karena suaminya melupakan janjinya untuk tidak kecanduan berinternet lagi. sang suami memang sering asyik berChating dengan gadis gadis cantik di internet hingga dia lupa mengurus keluarganya. Sekitar 4 juta remaja di China kecanduan Game online yang tidak sehat sehingga mereka keasyikan menghabiskan waktunya di warnet game online daripada bermain di dunia nyata.
BAB III 
KESIMPULAN 

Internet addiction diartikan sebagai sebuah sindrom yang ditandai denganmenghabiskan sejumlah waktu yang sangat banyak dalam menggunakan internet dantidak mampu mengontrol penggunaannya saat online Orang-orang yangmenunjukkan sindrom ini akan merasa cemas, depresi, atau hampa saat tidakonlinediinternet dalam .
Referensi :
1.      Gackenbach, J. (2007). Psyhology and the internet : Intrapersonal, interpersonal, and transpersonal implications. Kanada : Academic Press. (Demografi, dll).
2.      Young, K.S. & de Abreu, C.N (2011). Internet addiction : A handbook and guide to evaluation and treatment. New Jersey : John wiley and Sons.

Minggu ke 4 Peran Individu & Dampak Negatif dalam Penggunaan Internet

Minggu ke 4
Peran Individu & Dampak Negatif dalam Penggunaan Internet 
BAB I
PENDAHULUAN
      A. Latar Belakang
Internet adalah jaringan komputer yang terhubung secara internasional dan tersebar di seluruh dunia. Jaringan ini meliputi jutaan pesawat komputer yang terhubung satu dengan yang lainnya dengan memanfaatkan jaringan telepon( baik kabel maupun gelombang elektromagnetik). Jaringan jutaan komputer ini memungkinkan berbagai aplikasi dilaksanakan antar komputer dalam jaringan internet dengan dukungan software dan hardware yang di butuhkan. Untuk bergabung dalam jaringan ini, satu pihak ( dalam hal ini provider ) harus memiliki program aplikasi serta bank data yang menyediakan informasi dan data yang dapat di akses oleh pihak lain yangtergabung dalam internet. Pihak yang telah bergabung dalam jaringan ini akan memiliki alamat tersendiri ( bagaikan nomor telepon ) yang dapat dihubungi melalui jaringaninternet. Provider inilah yang menjadi server bagi pihak-pihak yang memiliki personal komputer ( PC ) untuk menjadi pelanggan ataupun untuk internet. Sejalan dengan perkembangan zaman, kemajuan teknologi internet juga semakin maju. ‘Internet’ adalah jaringan komputer yang dapat menghubungkan suatu komputer atau jaringan komputer dengan jaringan komputer lain, sehinggadapat berkomunikasi atau berbagi data tanpa melihat jenis komputer itu sendiri.
Pada tahun 1999,  jumlah komputer yang telah dihubungkan dengan internet di seluruh dunia mencapai lebih dari 40 juta dan jumlah ini terus bertambah setiap hari. Saat ini jumlah situs web mencapai jutaan, bahkan mungkin trilyunan,  isinya memuat bermacam-macam topik. Tentu saja, situs-situs itu menjadi sumber informasi baik yang positif ataupun negatif. Informasi dikatakan positif apabila bermanfaat untuk penelitian. Di bawah ini akandijelaskan dampak-dampak positif maupun negatif dari penggunaan internet.
     
BAB II
PEMBAHASAN

  A. Peran Sosial Individu
Definisi perilaku prososial
Perilaku prososial merupakan tindakan bertujuan untuk kepentingan orang lain (Kassin, Fein & Markus, 2011). Lebih lanjut, perilaku prososial merupakan semua jenis tindakan yang dimaksudkan untuk memberikan manfaat bagi orang lain selain diri sendiri, seperti bekerja sama, berbagi, dan menghibur (Batson, dalam Sanderson, 2011). Prososial diartikan sebagai sosial positif, sehingga perilaku prososial merupakan perilaku yang mempunyai akibat atau konsekuensi yang positif bagi orang lain, sehingga ketika seseorang melakukan bantuan terhadap orang lain, prososial memiliki arti sebagai sosial positif atau mempunyai konsekuensi positif (Fetchenhauer, dkk, 2006). Sosial positif ini didasarkan atas nilai-nilai positif yang ada di masyarakat dan biasanya di tuntut untuk dilakukan (Staub, dalam Ma, Li, & Pow, 2011).
perilaku prososial meliputi berbagai bentuk, antara lain
  1. Simpati (Sympathy). Perilaku yang didasarkan atas perasaan positif terhadap orang lain, sikap peduli, serta ikut merasakan kesedihan dan penderitaan orang lain.
  2. Kerjasama (Cooperation). Kerjasama diartikan bahwa setiap orang mampu dan ingin bekerjasama dengan orang lain, meski bukan untuk keuntungan bersama.
  3. Membantu (Helping). Perilaku mengambil bagian atau membantu urusan orang lain sehingga orang tersebut dapat mencapai tujuannya.
  4. Berderma (Donating) Merupakan perilaku memberikan hadiah atau sumbangan kepada orang lain, biasanya berupa amal.
  5. Suka menolong (Altruisme) Mengambil bagian untuk menolong orang lain, yang dilakukan tanpa pamrih, dan biasanya dalam bentuk menyelamatkan orang lain dari ancaman bahaya  
B. Dampak Negatif Dalam Penggunaan Internet
Dampak negatif yang terjadi bisa saja orang menjadi anti sosial, adanya pornografi yang tersebar dengan bebas, gambling dan deinviduasi. yang dimaksud dengan :
1 . Anti sosial : sikap anti sosial adalah bentuk sikap seseorang yang secara sadar atau tidak sadar tidak dapat menyesuaikan diri dengan norma-norma dan nilai-nilai sosial dalam masyarakat. Tidak banyak berbaur dengan masyarakat di sekitarnya. 
2. Pornografi : dengan canggih nya teknologi internet maka semua informasi pun bias di dapat tetapi banyak yang salah gunakan internet dengan melihat situs yang tidak pantas untuk anak-anak di bawah umur.
3. Gambling :  Gambling disebut juga Perjudian atau taruhan dari uang atau sesuatu dari bahan nila pada sebuah peristiwa dengan hasil yang tidak pasti dengan tujuan utama untuk memenangkan uang tambahan atau barang materi, yang mana perjudian tidak hanya dilakukan secara konfesional akan tetapi banyak terdapat pada dunia cyber yang berskala global.
4. Deinviduasi : suatu proses hilangnya kesadaran individu karena melebur di dalam kelompok ataud bisa dikatakan sebagai pikiran kolektif. Deindividuasi (Diener : 1980), yaitu merupakan penggantian identitas pribadi oleh identitas kelompok. Mencakup atas hilangnya tanggung jawab pribadi dan meningkatnya kepekaan atas tindakan kelompok.
BAB III
KESIMPULAN
      1.      Gagasan yang Diajukan
Adapun gagasan yang dapat saya ajukan adalah sebagai seorang siswa, alangkah lebih baik jika menggunakan situs jejaring sosial dengan lebih bijaksana dan sesuai dengan aturan, agar dampak negatif yang ditimbulkan menjadi lebih berkurang. Sehingga motivasi belajar siswa tetap terjaga dan prestasi belajarnya dapat ditingkatkan lagi, sesuai dengan tugas dan tanggung jawab mereka sebagai peserta didik.
      2.     Manfaat dan Dampak
Manfaat dari karya tulis ini yaitu memberikan solusi mengenai dampak negatif dari situs jejaring sosial terhadap motivasi dan prestasi belajar siswa. Agar nantinya dampak tersebut dapat diminimalisir adanya. Adapun dampak dari karya gagasan ini yaitu memberikan porsi solusi dan pemecahan masalah yang beragam terhadap dampak negatif jejaring sosial terhadap motivasi dan prestasi belajar siswa, sehingga prestasi siswa dapat meningkat.

                                                               Daftar Pustaka :

 http://barsgibar.blogspot.com/2012/12/tugas-makalah-dampak-negatif-dari.html
http://www.psychologymania.com/2013/01/pengertian-perilaku-prososial.html

Minggu ke 3 Aspek Psikologis dan Demografis dari Individu Pengguna Internet

Minggu ke 3
Aspek Psikologis dan Demografis dari Individu Pengguna Internet

                                                                            BAB I
PENDAHULUAN
            Kemajuan internet banyak menimbulkan berbagai macam dampak, diantaranya dampak negative dan positif. Beberapa penelitian menghubungkan pengguna internet dengan permasalahan psikologi, seperti depresi dan kesepian  Dampak positif dari penggunaan internet adalah  memudahkan mencari informasi, berkomunikasi, berbisnis dan masih banyak hal lain yang menyenangkan yang timbul dari internet. tetapi tidak selamanya internet berdampak positive bagi penggunanya. beberapa dampak negative dari internet adalah penggunaan internet yang berlebihan bisa membuat seseorang lupa waktu,internet memudahkan seseorang untuk mencari informasi sehingga dapat menimbulkanrasa malas, memudahkan anak-anak dibawah umur mengakses beberapa situs porno.
BAB II
PEMBAHASAN
            Komunikasi Intrapersonal merupakan komunikasi yang berlangsung dalam diri seseorang. Orang tersebut berperan baik sebagai komunikator maupun sebagai komunikan. Dia berdialog dan bertanya jawab dengan dirinya sendiri, memberikan umpan balik bagi dirinya sendiri dalam proses internal yang berkelanjutan. Biasanya Komunikasi intrapribadi berlangsung ketika seseorang melakukan kegitan perenungan, perencanaan dan penilaian kepada diri sendiri.
Contoh :
Aktivitas dari komunikasi intrapribadi yang kita lakukan sehari-hari dalam upaya memahami diri sendiri diantaranya adalah; berdoa, bersyukur, instrospeksi diri, dan berimajinasi secara kreatif
            Mampu berdialog dengan diri sendiri, menunjukkan bahwa berarti kita mampu mengenali diri kita. Dengan begitu kita dapat belajar bagaimana kita bisa mengamati dan memberikan makna (intelektual dan emosional) kepada lingkungan kita.
A. Aspek psikologis dari individu pengguna internet.
            Internet tidak hanya menimbulkan dampak positif bagi penggunanya tetapi juga menimbulkan dampak negative. hal itu tergantung bagaimana pengguna internet memanfaatkan segala fasilitas yang disediakan oleh internet. Ditinjau dari aspek psikologis, internet menimbulkan berbagai dampak. Dampak negative dari internet diantaranya ada ketergantungan pada permainan online,cybersex, role-playing fantasi. keracunan identitaspun disorot sebagai dampak buruk penggunaan internet, ancaman lain adalah terjadinya bullying, child pornography dan banyak yang marak terjadi belakangan ini adalah penyebaran pedhophilia melalui jejaring sosial yang mengancam anak anak dibawah umur sebagai korban. Berbagi dampak negative tersebut diduga karena efek anomitas didunia maya.Bahwa godaan anomitas, multiplitas dan insuvibilitas yang terjadi saat pembuatan identitas online menjadi faktor penyebab berbedanya perilaku seseorang didunia maya.
B. Aspek demografis dari individu pengguna internet.
        i.            Definisi  Gender, Usia, Budaya, dan Internet
Gender
            Dalam perbandingan antargenderwanita menunjukkan ekspresi emosional yang lebih    besar dibandingkan pria. Mereka megalami emosi secara lebih intens dan mereka            menunjukkan ekspresi emosi positif maupun negatif yang lebih sering, kecuali             kemarahan. Tidak seperti pria, wanita juga menyatakan lebih nyaman dalam             mengekpresikan emosi dan mampu membaca petunjuk non verbal dan paralinguistik secara lebih baik.
            Usia
            Umur atau usia adalah satuan waktu yang mengukur waktu keberadaan             suatu benda atau makhluk, baik yang hidup maupun yang mati. Semisal,             umur manusia dikatakan lima belas tahun diukur sejak dia lahir hingga waktu umur itu        dihitung. Oleh yang demikian, umur itu diukur dari tarikh ianya lahir sehingga tarikh  semasa(masakini). Manakala usia pula diukur dari tarikh kejadian itu bermula              sehinggalah tarikh semasa(masa kini).
           
            Budaya
            Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang             merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang             berkaitan dengan budi dan akal manusia.
            Internet
            Internet adalah jaringan global antarkomputer untuk berkomunikasi dari suatu lokasi ke         lokasi lain di belahan dunia. Dalam internet terdapat berbagai macam informasi, baik           yang baik maupun yang buruk, yang benar maupun yang tidak. Semua informasi itu   dapat diakses lewat internet.
II.    Pengaruh-pengaruh internet terhadap:
            A. Gender
            Dampak positif internet
            Dilihat dari segi positif nya internet memiliki banyak sekali dampak yang sangat luar      biasa hebatnya pada dunia pengetahuan. Para wanita karir maupun ibu rumah tangga kini      dapat memiliki banyak sumber dan pedoman serta informasi-informasi untuk dunia kerja    maupun keperluan sehari-hari misalnya : informasi untuk pekerjaan ,informasi resep  makanan bagi ibu rumah tangga.
            Selain program didalam dunia kerja, internet juga menawarkan aplikasi berbentuk             permainan elektronik yang pada umumnya tidak secara khusus diberi muatan pendidikan      formal tertentu. Permainan elektronik tersebut membantu wanita karier untuk   menghilangkan kejenuhan dalam berkerja, membuat strategi, membangkitkan semangat         kepemimpinan, dan bermain peran (role play).
            internet juga bisa menjadi tempat bisnis bagi wanita yaitu dengan online shop dengan            begitu wanita bisa mempunyai penghasilan sendiri namun ia tetap bisa dirumah          menguruskeluarganya .
            Internet telah banyak membantu manusia dalam segala aspek kehidupan sehingga internet           mempunyai andil penuh dalam kehidupan sosial. Dengan adanya internet apapun dapat   kita lakukan baik positif maupun negative.
Dampak negatif internet
1. Kejahatan di dalam dunia maya
2. Pornografi
3. Kekejaman dan Kesadisan
4. Penipuan
5. Penipuan belanja online
6. Perjudian
7. Mengurangi sifat sosial manusia
            B. Usia
            Masa anak-anak adalah masa keemasan dimana anak-anak berada dalam masa bermain           serta belajar terhadap apa yang belum diketahuinya. Tapi, dimana sekarang perubahan    teknologi semakin pesat, banyak anak-anak terutama pada anak yang berusia 5 hingga 12    tahun lebih menyukai bermain dengan teknologi baru seperti playstation, game online,       handphone, tablet ataupun ipad.
Dampak positif
  1. Memudahkan anak mendapatkan informasi dengan lebih cepat.
  2. Anak dapat mengenal serta menjalin komunikasi dengan  berbagai orang dari belahan dunia.
  3. Akibat kemajuan teknologi, banyak permainan-permainan kreatif dan menantang yang ternyata banyak disukai oleh anak-anak.
Dampak negatif
  1. Anak terlalu cepat puas dengan pengetahuan yang didapatnya dari dunia.
  2. Karena teknologi memberikan banyak kemudahan, tidak sedikit anak-anak tidak sabar dalam menghadapi kelambatan dan kesulitan.
  3. Selain itu, kemajuan teknologi berdampak pada kurangnya sosialisasi anak pada teman-temannya karena lebih menyukai menyendiri dengan permainan teknologinya.
            C.    Budaya
            Pada masa sekarang, kita semua pasti tahu bahwa kemajuan teknologi terasa begitu            sangat pesat. Pesatnya kemajuan ini tentunya membawa banyak perubahan terhadap             kebudayaan di Indonesia. Tidak bisa di pungkiri bahwa kemajuan teknologi informasi ini   memang harus terjadi di Negara Indonesia ini, agar Negara Indonesia tidak kalah saing      dengan Negara lain.
Dampak Positif
  1. Pertukaran informasi berlangsung sangat cepat.
  2. Memudahkan pekerjaan manusia.
  3. Pekerjaan yang dilakukan seseorang menjadi lebih efektif dan efisien
  4. System pembelajaran tidak harus tatap muka dengan guru karena dengan kemajuan TIK khusunya Internet kita bisa melakukan V-class. Dan masih banyak yang lainnya.
Dampak negative
1.      Masuknya budaya asing yang tidak baik.
2.      Lupa akan waktu
3.      Merosotnya nilai moral
BAB III
KESIMPULAN
            Internet pada dasarnya banyak dampak yang ditimbulkan dari fasilitas yang ada pada internet teresebut. Ditinjau dari aspek psikologi, internet berdampak negativ karena bisa menimbulkan kecanduan pada game online, cybersex, role-playing fantasi bahkan bullying, pedhophilia dan masih banyak lagi damoak negativ yang ditimbulkan dari internet. Tidak hanya berpengaruh oada aspek psikologi, dari aspek demografis, Gender, usia, dan budaya memiliki peran penting dalam hal interaksi antara manusia dan internet. Untuk gender sendiri berperan penting dalam hal perkataan dan attitude dalam berinteraksi. Usia juga mempengaruhi interaksi antara manusia dan internet. Orang-orang yang sudah dewasa lebih bisa menjaga perkataannya dibanding dengan yang masih dibawah umur. Sedangkan pengaruh budaya terhadap interaksi antara manusia dan internet lebih mengacu kepada adab dan cara berbicaranya.
Daftar Pustaka
http://ancok.staff.ugm.ac.id/h-19/psikologi-dan-tantangan-millenium-ke-tiga-dampak-teknologi-internet-pada-kehidupan-manusia-dan-pengelolaan-institusi-pendidikan-psikologi.html
http://www.psikologizone.com/dampak-psikologis-teknologi-komunikasi/06511992